• 08121752022
  • dokterbehel@gmail.com

Kesehatan Gigi & Mulut

Kesehatan Gigi & Penyakit Mulut

Kesehatan Gigi & Mulut

“Kesehatan Gigi & Mulut”

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Tahukah Anda bahwa dibagian tubuh kita manakah yang paling kotor? Jawabannya adalah di rongga mulut, karena di dalam rongga mulut terdapat 1.011 bakteri dalam setiap miligram plak gigi (semacam lendir yang senantiasa ada dan melekat di permukaan gigi). Artinya terdapat ratusan juta bakteri di dalam rongga mulut seseorang. Mengerikan bukan?

Instagram: @dokterbehel

Diantara ratusan juta bakteri tersebut ada yang bersifat baik yaitu sebagai flora normal dan ada yang bersifat patogen atau merusak. Jumlah bakteri akan meningkat 2-10 kali pada kondisi kebersihan mulut yang jelek.Wajar bila sebagian besar penyakit ditubuh kita disebabkan karena penyebaran kuman dari rongga mulut dan gigi.

Kelainan gigi geligi seperti lubang gigi yang dibiarkan tanpa perawatan (karies atau gangrena pulpa), gigi yang tinggal sisa akarnya (gangrena radix), karang gigi, gusi yang beradang dan infeksi dan gigi yang goyang dapat menjadi jalannya masuk kuman setiap detiknya ke dalam tubuh kita melalui aliran darah pada saraf gigi dan gusi, hingga akhirnya kuman bermuara dimana dia suka dan disitulah akan timbul masalah atau penyakit.

Inilah yang disebut sebagai teori focal infeksi, bahwa infeksi di rongga mulut bertanggung jawab atas inisiasi dan progresi berbagai penyakit inflamasi seperti radang sendi, tukak lambung dan radang usus buntu.

Baca juga: Mengenal Tanda-Tanda Kelainan Gigi

Dalam perkembangan bidang imunologi menyebutkan bahwa infeksi gigi dapat menjadi asal bagi desiminasi mikroorganisme penyakit ke bagian tubuh lain dan merupakan faktor pencetus terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah, penyakit paru, penyakit gula, stroke, kanker dan sebagainya. Karena yang menyebar mengikuti aliran darah tadi bisa bakterinya atau racun yang dihasilkan bakteri tersebut. Proses inilah yang disebut dengan bakteriemia.

Pada usia anak-anak, infeksi rongga mulut yang sering muncul adalah radang tenggorokan (faringitis), sinusitis, infeksi paru (pneumonia) dan asma, semua ini dapat juga berhubungan dengan proses bakteriemia dari kuman patogen rongga mulut.

Kuman yang berada di rongga mulut seperti : Gram Positif Aerob (4 jam) yaitu : Streptococcus (mutan,sanguis,mitis), Lactobacillus species, Actinomyces Viscosus, Gram Negatif Aerob (1-3 hari) yaitu : Fusobakterium nucleatum, Provotella intermedia, Capnocytophaga species, Gram Negatif Anaerob (1 minggu) yaitu : Porphyromonas Gingivalis, Actinobacillus Actinomycetemcomitans, Compylabacter Rectus, Eikenella Corrodeus, Treponema Species.

Diantara bakteri tersebut diatas yang paling sering menyebabkan infeksi gigi hingga bernanah dan sangat mempengaruhi kelainan sistemik adalah jenis gram negatif anaerob.

Bakteri gram negatif anaerob banyak dijumpai pada kasus radang gusi (gingivitis) disertai karang gigi dan radang jaringan peyangga gigi (periodontitis) disertai gigi berlubang (karies), yang biasanya banyak dijumpai pada kondisi kebersihan rongga mulut yang jelek.

Begitu pula gigi geraham terakhir, gigi taring (caninus) atau gigi geraham kecil (bicuspid / premolar) yang tidak bisa tumbuh sempurna, karena miring atau tidak dapat tumbuh karena tertanam dalam rahang (impaksi) dapat mengakibatkan rasa sakit kepala, migraen, bahkan kelainan saraf dari yang ringan hingga berat. Bahkan gigi caninus dan premolar rahang atas yang impaksi dapat masuk ke dalam kantung sinus dan menyebabkan infeksi sinusitis.

Perhatian yang lebih juga sebaikkan diberikan kepada ibu hamil. Ibu hamil yang sedang sakit gigi akan kehilangan nafsu makan dan berakibat drop karena serapan nutrisi berkurang. Dan bila terjadi proses bakteriemia maka akan mengancam nyawa ibu dan bayi yang dikandungnya.

Baca juga: Manfaat Pemakaian Behel Gigi

Dari uraian diatas maka pemeliharaan kebersihan dan kesehatan gigi dan rongga mulut tidak bisa ditawar lagi. Sangat disarankan dalam setiap hari seseorang dianjurkan sesering mungkin untuk menyikat gigi. Untuk lebih mudahnya mengingat sikat gigi adalah dengan mengingat waktu sholat wajib.

Jadi sebaiknya sebelum sholat wajib lima waktu  dianjurkan untuk sikat gigi terlebih dahulu. Sikat gigi juga sebaiknya dilakukan selepas makan besar atau ngemil. Karena plak gigi akan selalu tumbuh, walaupun seseorang telah menyikat gigi dengan bersih.

Plak adalah media bagi bakteri di rongga mulut untuk tumbuh dan berkembang dan terjadi proses fermenstasi dengan sisa makanan. Bila kondisi tidak memungkinkan melakukan sikat gigi maka, minumlah air putih yang cukup dan sebaiknya diikuti dengan berkumur. Hal ini berguna untuk mengurangi jumlah kuman dan sisa makanan, minuman manis yang menempel di gigi.

Banyak mengkonsumsi makanan yang sehat dan berserat seperti buah dan sayur akan membantu menyehatkan sistem pengunyahan, rongga mulut dan pencernakan. Hindari sering mengkonsumsi makanan manis dan lengket. Jangan membiasakan pola hidup yang tidak sehat, seperti kebiasaan merokok, mengkonsumsi makanan junk food, minuman berkarbonasi dan mengandung alkohol.

Dan jangan lupa untuk selalu mengkonsumsi makanan halal dan berdo’a agar senantiasa diberi kesehatan lahir, batin dan mendapat ridho dari setiap aktifitas ibadah makan kita. Aamiin.. 3X ya Robbal’alamin.

Demikian penjelasan tentang Kesehatan Gigi & Mulut, semoga bermanfaat.

خَيْرُالناسِأَنْفَعُهُمْلِلناسِ


dokterbehel.com

Ortodontis, Praktek di Surabaya

Kontak Kami


Kata kunci untuk penelusuran: dokter kawat gigi Surabaya / dokter behel surabaya / spesialis kawat gigi surabaya / pasang behel gigi surabaya / dokter spesialis behel surabaya / orthodonti surabaya / gigi sehat /kesehatan gigi /

Dokter Behel

    Leave a Reply